rayline page
  • Home
  • About Me
  • Gallery
  • PPT
  • Social Life
  • Project Scratch
    • Bekerja Dengan Sub Program
    • Membuat Block Sendiri di Scratch
    • Berbagai Persoalan Komputasi
  • Ujian Praktek
    • Pkn
    • Bahasa Indonesia
    • Matematika
    • IPA
    • IPS
    • Bahasa Inggris
    • Prakarya
    • Seni Budaya
    • Bahasa Daerah
    • PJOK


Lingkungan belajar yang tidak kondusif menjadi salah satu faktor menghambat peran sosial guru. Faktor-faktor seperti kelas yang terlalu penuh, fasilitas yang buruk, atau gangguan yang berlebihan di lingkungan sekolah dapat mengganggu proses pengajaran dan menghambat peran sosial guru. Lingkungan belajar yang tidak kondusif dapat mengurangi motivasi dan kualitas pengajaran guru.

Guru juga memiliki peran penting dalam mencari cara belajar efektif bagi para murid didiknya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil oleh guru untuk mencapai tujuan ini:

1. Mengenal siswa secara individu: Setiap siswa memiliki kebutuhan dan gaya belajar yang berbeda. Guru perlu mengenal siswa secara individu, baik dari segi kecerdasan, minat, bakat, maupun kebutuhan khusus. Dengan memahami karakteristik siswa, guru dapat menyesuaikan metode pengajaran dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

2. Menerapkan pendekatan diferensiasi: Pendekatan diferensiasi melibatkan penggunaan berbagai strategi dan metode pengajaran yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan beragam siswa. Guru dapat menggunakan berbagai sumber daya, seperti materi pembelajaran yang beragam, penggunaan teknologi, dan pengaturan kelompok belajar yang berbeda. Dengan demikian, siswa dapat belajar dengan cara yang paling efektif bagi mereka.

3. Membuat tujuan pembelajaran yang jelas: Guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur untuk setiap pelajaran. Tujuan yang jelas membantu siswa memahami apa yang diharapkan dari mereka dan memberikan arah yang jelas dalam proses belajar. Tujuan yang terukur juga memungkinkan guru untuk mengevaluasi kemajuan siswa dan memberikan umpan balik yang tepat.

4. Menerapkan strategi pembelajaran aktif dan kolaboratif: Guru dapat mendorong siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui diskusi, proyek kolaboratif, permainan peran, atau eksperimen. Strategi pembelajaran aktif dan kolaboratif memungkinkan siswa untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam dan menerapkan pengetahuan dalam konteks yang relevan.

5. Memberikan umpan balik yang konstruktif: Guru perlu memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa tentang kemajuan mereka. Umpan balik yang efektif harus spesifik, jelas, dan memberikan panduan yang berguna bagi siswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Guru juga dapat melibatkan siswa dalam proses penilaian diri, sehingga mereka dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang kekuatan dan kelemahan mereka sendiri.

6. Mendorong refleksi dan metakognisi: Guru dapat mendorong siswa untuk merefleksikan proses belajar mereka sendiri dan mengembangkan keterampilan metakognisi. Metakognisi melibatkan pemahaman siswa tentang bagaimana mereka belajar, pemantauan terhadap pemahaman mereka sendiri, dan pengaturan strategi belajar yang efektif. Dengan mendorong siswa untuk menjadi pemikir yang reflektif, guru membantu mereka menjadi pembelajar yang mandiri dan efektif.

Dalam mencari cara belajar efektif bagi para murid didiknya, guru perlu terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang pendidikan. Melalui pendekatan yang beragam dan responsif terhadap kebutuhan siswa, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk mencapai potensi mereka secara optimal.

 


Hipotesis yang diharapkan dari percobaan/eksperimen

       Ketika air dan minyak bersatu, minyak terpisah dari air dan membentuk lapisan di permukaan air. Ketika minyak di satukan dengan air sabun, maka bagian hidrofilik dari sabun mengikat air dan bagian hidrofobik mengikat minyak. Saat mengaduk sabun, minyak, dan air, molekul sabun mengelilingi tetesan minyak, dan bagian luar molekul sabun terikat dengan air, memungkinkan minyak dan air untuk bercampur.

Alat & bahan

      a. Alat yang dibutuhkan dalam percobaan ini adalah gelas dan sendok.

      b. Bahan yang diperlukan adalah sabun cuci piring, minyak, dan air.

Prosedur

1)      Siapkan bahan dan alat.

2)      Tuangkan minyak kedalam gelas yang berisi air.

3)      Tambahkan sabun cuci piring ke dalam gelas yang berisi air.

4)      Aduk cairan yang ada dalam gelas.

5)      Tunggu dan lihatlah reaksi cairan yang ada di dalam gelas.

06. Hasil

Air kerap kali bercampur dengan sabun cuci piring untuk membentuk larutan, namun minyak dan air tidak demikian. Molekul air saling tarik menarik satu sama lain dengan molekul sabun, hal ini tidak berlaku pada minyak dan air, karena minyak lebih tertarik pada molekulnya sendiri, sehingga keduanya tidak dapat bercampur. Keduanya terpisah dengan air di bawah, sedangkan minyak mengapung di atas air karena memiliki masa jenis yang lebih rendah.

Jika kita benar-benar ingin melihat dimana minyak dan air bisa menyatu, coba tambahkan cairan pencuci piring. Molekul sabun cuci piring dapat tertarik pada air juga minyak, sehingga membantu cairan tersebut bergabung bersama dan membentuk sesuatu yang disebut emulsi (campuran dua cairan yang biasanya tidak bisa bergabung). Ini sangat berguna saat kita mencuci piring yang berminyak. Dengan adanya sabun cuci piring dapat membantu menghilangkan minyak dan kotoran dari piring dan masuk ke dalam air.

link youtube





 

halloooo!!!, in this blog i will tell you the ingredients, utensils, and steps of how to make the aromatic ginger powder

Ingredients :

 1/3 kg of aromatic ginger

Utensils :

-      Tray,  plate, container, spoon, knife, blender, sieve, bowl, cutting board

-   Steps to make aromatic ginger powder :

1.       Prepare all ingredients and tools needed

2.      Wash the aromatic ginger until the dirt remove

3.     Cut the aromatic ginger into very thin slices, the thinner the better

4.      Then put it at the tray, flatten it to speed up the drying process

5.      Dry it for 3-5 days ( according to the weather )

6.      Grind with blender until it become fine powder

7.      After that sift the powder and let the powder cool to room temperature before storing it

8.      Store it into the container

9.      Finally,the aromatic ginger powder is done

link yutub


an




 MEMBUAT PROGRAM FUNGSI KUADRAT DI SCRATCH

    Pada subbab sebelumnya, telah dijelaskan cara mengimplementasikan subprogram untuk mendekomposisikan program yang besar dan kompleks. Kamu juga telah belajar cara memecah program menjadi beberapa subprogram Oleh karena itu, pada subbab ini akan ditunjukkan cara menyelesaikan persoalan dengan menggunakan solusi dalam bentuk program komputer. Selain itu, juga akan ditunjukkan cara membuat program untuk robot yang dapat mengerjakan tugas sederhana.

    Ketika ingin membuat program untuk menyelesaikan persoalan, kamu perlu memahami persoalari tersebut terlebih dahulu dengan cara memahami input apa saja yang akan mengubah keluaran (hasil), langkah-langkah penyelesaian yang diperlukan, dan apa saja output yang diharapkan. Ketika belajar memahami langkah-langkah penyelesaian, kamu perlu juga mengenali bagian proses yang dapat dilakukan dengan lebih baik jika menggunakan bantuan komputer dibandingkan dengan cara biasa. Hal ini akan dapat memberikan inovasi hasil yang lebih baik.

Berikut adalah program dalam menghitung fungsi kuadrat 




video::













  " Pemasaran, pengemasan, biaya produksi, dan harga penjualan telur asin "


Bagian biaya dan harga penjualan telur asin :

  Biaya produksi per wadah ( 3 telur )

No

Bahan

Volume

Satuan

Harga/satuan

Biaya

1.

Telur

0,25

Kg

         30.000

           7.500

2.

Garam

0,125

Kg

           2.600

               325

3.

Biaya Pembuatan

1

paket

           2.000

           2.000

4.

Pengemasan

1

Paket

               630

               630

Total

         10.455

 

-          Keuntungan ( Menggunakan 25% ) per wadah ( 3 telur ) :

Biaya produksi x 25% = 10.455 x 25% = 2.613

-          Harga Jual per wadah ( 3 telur ) : 

      Biaya produksi murni + hasil keuntungan 25% = 10.455 + 2.613 = 13.068


Bagian pengemasan telur asin :

Daya tarik suatu produk tidak dapat terlepas dari kemasannya karena kemasan merupakan pemicu utama yang langsung berhadapan dengan konsumen. Oleh karena itu, kemasan harus dapat memengaruhi konsumen untuk memberikan respon yang positif, yaitu membeli produk.

Itulah mengapa para pebisnis saat ini harus mulai memperhatikan kemasan untuk menambah nilai jual. Apalagi jika produk yang dipasaran semakin banyak jumlah dan jenisnya sehingga  membutuhkan pembeda antara satu produk dengan produk lainnya. Salah satu pembeda yang dimaksud adalah kemasan dan desainnya.

Dikarenakan hal tersebut saya menggunakan wadah plastik kotak sebagai tempat kemasan telur asin saya. Ditambah dengan logo yang memberikan identitas kepada kemasan milik saya.


Bagian pemasaran telur asin :

Strategi pemasaran online adalah upaya yang dilakukan untuk memasarkan suatu produk atau jasa dengan menggunakan media internet. Perlu diketahui, bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia telah melebihi setengah dari jumlah penduduk Indonesia, yakni sekitar 137 juta orang. Angka tersebut menunjukkan suatu potensi pasar yang sangat luar biasa. Karena itulah disini saya menggunakan pemasaran secara online melalui Instagram sebagai platform penjualan telur asin saya.




HALOOOO!!!! 

lama tidak bejumpaa...disini aku akan menjelaskan tentang proses pembuatan telur asin teman²ðŸ˜ŽðŸ˜ŽðŸ˜Ž

Untuk membuat telur asin kita Bahan dan alat yang digunakan adalah:

  • 3 butir telur bebek
  • 1 liter air
  • 125 gram garam
  • 1 buah toples
  • 1 buah sendok
  • 1 buah panci
  • Kompor

Langkah langkah :

1. Bersihkan telur hingga bersih. Hati-hati saat membersihkannya agar kulit telur tidak pecah atau retak.

2.Angkat telur tersebut dan keringkan.

3.Larutkan garam dan air pada toples dengan perbandingan 4 : 1, aduk hingga rata

4.Lalu masukkan telur bebek ke dalam larutan air garam, jika ada telur yang mengambang kamu bisa memberi pemberat dengan menggunakan plastik yang diisi dengan air.

5.Tutup rapat toples dan biarkan selama kurang lebih 5 hari, pada proses ini jangan buka tutup toples karena akan menggangu proses.

6. Jika sudah melewati lima hari buka wadah perendaman, keluarkan plastik pemberatnya.

7. Masukkan telur ke dalam panci, tambahkan air sampai telur terendam secara menyeluruh

8. Lalu rebus dan tutup pancinya selama 1 jam dengan kondisi api kecil.

9. Setelah selesai, siapkan wadah yang diisi air untuk mendinginkan telur yang sudah direbus.

10. Jika sudah, kemas sesuai keinginan.

11. Selesai, telur asin sudah siap untuk dipasarkan.


Berikut video proses pembuatannya :::::

link youtube


OKAYYYY,,,,sekian blog kali ini. Sampai jumpaaa~~~~~~~



 

from about me




from daily activity


from ppt bab 2 kelas 9


from bekerja dengan sub program


from membuat blok sendiri



from proses pembuatan telur asin


from Pemasaran, pengemasan, biaya produksi, dan harga penjualan telur asin

from Pemasaran, pengemasan, biaya produksi, dan harga penjualan telur asin

from Pemasaran, pengemasan, biaya produksi, dan harga penjualan telur asin


Postingan Lama Beranda

about me

about me
nice to meet you !!!

popular post!

Categories

  • about me
  • gallery
  • PPT
  • project scratch
  • proyek scratch
  • social life
  • ujian praktek

ray's sosial media

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

love you

~~~ thank you for visiting my page! ~~~

Copyright © rayline page. Designed & Developed by OddThemes